Khilafah Tidak Boleh Dipandang Lebih Dari Sekedar Metode

Berdirinya khilafah bukan merupakan tujuan utama, melainkan khilafah hanyalah metode alias thariqah yang menjadi keniscayaan jika kita ingin mewujudkan kehidupan masyarakat yang islami dan menyebarkan dakwah Islam ke segenap penjuru dunia melalui dakwah dan jihad. Lebih dari itu, semuanya diwujudkan semata-mata untuk meraih keridhaan Allah Ta’ala. Pendiri Hizbut tahrir, Syaikh Taqiyyuddin An-Nabhaniy menyinggung hal ini di dalam kutaib Dukhulul Mujtama’ (Memasuki Masyarakat),  beliau menyatakan:

kitab ht“Hanya saja, yang tidak boleh lepas dari benak -meski hanya sekejap- adalah bahwa yang menjadi tujuan bukanlah pemerintahan, akan tetapi tujuan sebenarnya adalah membangkitkan kembali kehidupan Islam (yang telah terputus) serta mengemban dakwah Islam ke seluruh penjuru alam, dimana metode untuk mewujudkan itu adalah dengan mendirikan pemerintahan. Meraih kekuasaan hanyalah metode untuk menjadikan kehidupan yang ada menjadi kehidupan yang islami, yaitu menjadikan segala bentuk interaksi yang berlangsung di tengah masyarakat menjadi interaksi yang islami. Pemerintahan tidak boleh dipandang lebih dari sekedar metode. Dengan demikian, masalah sebenarnya bukanlah sekedar menjatuhkan kaum penguasa semata, akan tetapi masalahnya adalah bagaimana menjadikan pemikiran-pemikiran Islam dapat dominan di tengah masyarakat, sedemikian sehingga, jatuhnya para penguasa dan terebutnya kekuasaan dari tangan mereka terjadi melalui dominasi pemikiran-pemikiran tersebut.”

Adapun kenapa kehidupan kita harus menjadi kehidupan yang islami? kenapa interaksi kita harus islami? Dan kenapa kita harus mengemban dakwah ke seluruh penjuru dunia? Maka alasan utamanya adalah untuk mencapai ridha Allah dengan mentaati apa yang menjadi perintah dan laranganNya. Syaikh Taqiyyuddin An-Nabhani menyatakan : ”seorang muslim wajib menjalankan seluruh aktivitasnya dengan memperhatikan perintah-perintah dan larangan-larangan Allah, sedangkan ghoyah yang menjadi tujuan dari aktivitas yang dijalankannya itu adalah mencapai keridhaan Allah.” (Mafahim Hizbit Tahrir, hal 27).

 teks asli di dukhulul mujtama’

إلا أن الذي يجب أن لا يغيب عن الذهن لحظة واحدة, أن الغاية ليست الحكم, بل الغاية إستئناف الحياة الإسلامية, وحمل الدعوة الإسلامية إلى العالم. وأن طريقة ذلك هو الحكم. وأخذ السلطة إنما هو طريقة لجعل الحياة حياة إسلامية, أي لجعل العلاقات القائمة بين الناس علاقات إسلامية. ولا يجوز أن ينظر إلى الحكم أكثر من كونه طريقة فقط ليس أكثر. فالقضية ليست العمل فقط لتحطيم رجال الحكم بل القضية هي جعل أفكار الإسلام طاغية في المجتمع حتى يجري هذا التحطيم لرجال الحكم, وأخذ السلطان منهم عن طريق طغيان هذه الأفكار